Allah karuniakan kepada mukmin yang shabirun kekuatan 1=10 dan paling rendah 1=2
Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman, :
(فَقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ لَا تُكَلَّفُ إِلَّا نَفْسَكَ ۚ وَحَرِّضِ الْمُؤْمِنِينَ ۖ عَسَى اللَّهُ أَنْ يَكُفَّ بَأْسَ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ وَاللَّهُ أَشَدُّ بَأْسًا وَأَشَدُّ تَنْكِيلًا)
" Maka Berperanglah Kamu Pada Jalan Allah, Tidaklah Kamu Dibebani Melainkan Dengan Kewajiban Kamu Sendiri. Kobarkanlah Semangat Para Mukminin ( Untuk Berperang ). Mudah - mudahan Allah Menolak Serangan Orang - Orang Kafir Itu. Allah Amatlah Besar Kekuatan Dan Amat Keras Siksaan-Nya”. ( QS. An - Nisa : 84 ).
Al - Qurthubi Rahimahullaah Berkata, : " ( Maka Bunuhlah Orang - Orang Musyrik ) Artinya Bunuhlah Mereka Dengan Segala Cara, ( Dimana Saja Kalian Jumpai Mereka ) Artinya : Bunuhlah Mereka Di Setiap Tempat
Walaupun Mereka Sedang Berada Di Tirai Ka'bah.
HAI NABI KOBARKANLAH SEMANGATMU PARA MU'MIN ITU UNTUK BERPERANG.
* JIKA ADA 20 ORANG YANG SABAR DIANTARAMU NISCAYA MEREKA DAPAT MENGALAHKAN 200 ORANG.
* JIKA ADA 100 ORANG YANG SABAR DIANTARAMU NISCAYA MEREKA DAPAT MENGALAHKAN 1.000 ORANG - ORANG KAFIR.
* JIKA ADA 100 ORANG YANG SABAR DIANTARAMU NISCAYA MEREKA DAPAT MENGALAHKAN 200 ORANG.
* JIKA ADA 1.000 ORANG YANG SABAR DIANTARAMU NISCAYA MEREKA DAPAT MENGALAHKAN 2.000 ORANG.
Allah SubhanahU Wa Ta'ala Berfirman, :
يَآأَيُّهَا النَّبِيُّ حَرِّضِ الْمُؤْمِنِينَ عَلَى الْقِتَالِ إِن يَكُن مِّنكُمْ عِشْرُونَ صَابِرُونَ يَغْلِبُوا مِائَتَيْنِ وَإِن يَّكُن مِّنْكُمْ مِائَةٌ يَغْلِبُوا أَلْفًا مِّنَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لاَيَفْقَهُونَ الْئَانَ خَفَّفَ اللهُ عَنكُمْ وَعَلِمَ أَنَّ فِيكُمْ ضَعْفًا فَإِن يَكُن مِّنكُم مِّائَةٌ صَابِرَةٌ يَغْلِبُوا مِائَتَيْنِ وَإِن يَكُنْ مِّنْكُمْ أَلْفٌ يَغْلِبُوا أَلْفَيْنِ بِإِذْنِ اللهِ وَاللهُ مَعَ الصَّابِرِينَ
“ Hai Nabi, Kobarkanlah Semangat Para Mu'min Itu Untuk Berperang.
Jika Ada Dua Puluh Orang Yang Sabar Diantara Kamu Niscaya Mereka Dapat Mengalahkan Dua Ratus Orang Musuh.
Dan Jika Ada Seratus Orang ( Yang Sabar ) Diantaramu,
Maka Mereka Dapat Mengalahkan Seribu Daripada Orang - Orang Kafir, Disebabkan Orang - Orang Kafir Itu Kaum Yang Tidak Mengerti.
Sekarang Allah Telah Meringankan Kepadamu Dan Dia Telah Mengetahui Padamu Bahwa Ada Kelemahan. Maka Jika Ada Diantaramu Seratus Orang Yang Sabar, Niscaya Mereka Dapat Mengalahkan Dua Ratus Orang ; Dan Jika Diantaramu Ada Seribu Orang ( Yang Sabar ), Niscaya Mereka Dapat Mengalahkan Dua Ribu Orang. Dan Allah Beserta Orang - Orang Yang Sabar. ” ( QS. Al - Anfal : 65-66 ).
Kita Adalah Ummat Mukmin Yang Tidak Akan Gentar Dengan Syahidnya Pahlawan Atau Tertangkapnya Orang - Orang Yang Merdeka, Maka Rahimnya Akan Senantiasa Subur, Yang Setiap Detik Akan Melahirkan Pahlawan Dan Komandan Yang Gagah Berani. Pada Waktu Perang Mu’tah Ja’far Mati Syahid Dan Terpotong Kedua Tangannya Untuk Mempertahankan Bendera Yang Kemudian Diambil Oleh Zaid, Lalu Zaid Pun Mati Syahid Kemudian Diambil Oleh Ibnu Rowahah Maka Beliau Pun Mati Syahid, Lalu Diangkat Oleh Kholid. Alangkah Indahnya Perkataan Orang Yang Mengatakan, : “ Walaupun Usamah Bin Ladin Telah Terbunuh Namun Mentari Jihad Tidak Akan Pernah Padam “.
Kami Ingin Para Khotib Hadir Di Medan Perang, Dan Para Ahli Sya’ir Hadir Di Medan Perang, Lalu Dimanakah Hasan Dan Tholhah ?
Padahal Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Telah Bersabda, :
“ Sungguh Suara Abu Tholhah Yang Berkumandang Di Tengah - Tengah Pasukan Itu Lebih Aku Sukai Dari Pada Seribu Lelaki “.
Kami Menghendaki Hadirnya Para Khotib Yang Fakih Di Medan Perang, Yaitu Orang - Orang Yang Dapat Melemahkan Kepahlawanan Musuh, Dan Dapat Menyalakan Bara Api Dan Semangat Ummat, Dapat Menyalakan Ghiroh Dan Pengorbanan Ummat, Sebagaimana Juga Kami Menghendakinya Kepada Para Ahli Sya’ir Yang Fasih, Yaitu Orang - Orang Yang Dapat Menyalakan Bara Api Semangat Dan Dapat Mengobarkan Kehebatannya. Maka Mereka Dapat Menggertak Kebesaran Orang Kafir Dan Dapat Menimbulkan Ketakutan Di Dalam Hati Orang Kafir. Aduhai Seandainya Ummat Ini Mau Berjihad Semuanya …….!!!!
" PERANGILAH ORANG - ORANG MUSYRIK ITU SELURUHNYA,
SEBAGAIMANA MEREKA MEMERANGI KALIAN SELURUHNYA "
Allah Subhanahu Wa Ta'ala Berfirman, :
{ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَافَّةً }
" Dan Perangilah Orang - Orang Musyrik Itu Seluruhnya Sebagaimana Mereka Memerangi Kalian Seluruhnya. "
( QS. At - Tawbah : 36 ).
" Sesungguhnya Amaliyah Ini Dilakukan Dengan Cara Yang Islami
Dan Sesuai Dengan Nash - Nash Syar'ie Yaitu, :
وَمَا لَكُمْ لاَ تُقَاتِلُوْنَ فِى سَبِيْلِ اللهِ وَالْمُسْتَضْعَفِيْنَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ وَالْوِلْدَانِ الَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا أَخْرِجْنَا مِنْ هَذِهِ الْقَرْيَةِ الظَّالِمِ أَهْلُهَا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ نَصِيْرًا
" Dan Mengapa Kalian Tidak Berperang Fie Sabilillah Dan Membela Orang - Orang Yang Lemah Baik Dari Kalangan Laki - Laki, Wanita Maupun Anak - Anak Yang Semuanya Berdoa, : " Yaa Rabb Kami, Keluarkanlah Kami Dari Negeri Yang Dzalim Penduduknya Ini Serta Berilah Kami Pelindung Dari Sisi-Mu Dan Berilah Kami Penolong Dari Sisi-Mu. " ( QS. An - Nisa : 75 ).
DIENUL ISLAM TIDAK BISA TEGAK KECUALI DENGAN KITAB AL - QUR'AN, MIZAN DAN BESI ( SENJATA ).
Ibnu Taimiyah Rahimahullaah Berkata, :
" Dienul Islam Tidak Bisa Tegak Kecuali Dengan Kitab Al - Qur'an, Mizan ( Neraca Keadilan ), Dan Besi ( Senjata ). "
Pernyataan Beliau Ini Sesuai Dengan Firman Allah, :
" Sesungguhnya Kami Telah Mengutus Rasul - Rasul Kami Dengan Bukti - Bukti Yang Nyata Dan Kami Telah Turunkan Bersama Mereka KITAB Dan MIZAN
( Neraca Keadilan ),Supaya Manusia Melaksanakan Keadilan. Dan Kami Telah Menciptakan Besi Yang Padanya Terdapat Kekuatan Yang Dasyat Dan Berbagai Manfaat Bagi Manusia ( Supaya Mereka Mempergunakan Besi Itu ) Dan Supaya Allah Mengetahui Siapa Yang Mau Menolong Agama-Nya Dan Rasul - Rasul-Nya Padahal Allah Tidak Dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat Lagi Maha Perkasa. "
( QS. Al - Hadid : 25 ).
Dikutip Dari Kitab Al' - Umdah Fi I'dadil'Uddah Karya Syaikh Abdul Qodir Bin Abdul Aziz.
Ibnu Taimiyah Rahimahullaah Berkata, :
“ Agama Ini Tidak Akan Tegak Melainkan Dengan Al - Qur’an, Keadilan Dan Besi. Al - Qur’an Sebagai Petunjuk Dan Pedang Sebagai Pembelanya. ”
Majmu ’ Fatawa ( 35 / 36 ).
Post a Comment