Bismillah…
Telah terbukti kebenaran bisyaroh (berita gernbira) dari baginda Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam tentang kelanjutan eksistensi Thaifah Manshuroh dari umat ini sampai datangnya hari kiamat. Tidak akan mempengaruhi mereka khilafnya orang yang tidak sejalan
dan hinaan orang yang menghina.
Kabar ini telah diungkapkan dalam banyak hadits dari sejumlah besar sahabat, diantaranya: Mughiroh bin Syu’bah, Mu’awiyah bin Abi Sofyan, Tsaubah, Jabir bin Samuroh, Jabin bin Abdlllah, Sa’ad bin Abi Waqash, Uqbah bin Amir, Abdullah bin Amir bin Ash, Zaid bin Arqom, Imran bin Hushein, Qurroh bin lyas, Abu Hurairah, Umar bin Khaththab, Salman bin Nufail, AI-Kindi, An-Nuwas bin Saman, Abu Umamah AI-Bahili, Murrah bin Ka’ab, AI- Bahzi, Syurahbil bin As-Samth, Mu’adz bin Jabal, dan ditambah lagi beberapa hadits mursal.
Karena itu, ulama-ulama besar dengan terang-terangan menilai bahwa hadits ini mutawatir, seperti: Ibnu Taimiyah, As-Suyuthi, Az-Zubaid, AI-Kattani, dan yang lainnya.
- Dari Mughiroh bin Syu’bah ra bahwasanya Nabi Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:“Terus-menerus pada sekelompok umatku yang sampai datang pada mereka keputusan Allah, sedangkan mereka muncul dengan terang-terangan.” (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, dan AbuNu’aim).
- Dari Mu’awiyah ra, dia berkata: “Saya mendengar Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam, bersabda: “Akan selalu ada dari umatku satu golongan yang menegakkan perintah Allah, tidak merugikan mereka orang-orang yang mendustakannya dan juga orang-orang yang menyalahinya sampai datang keputusan Allah, sedangkan mereka tetap dalam keadaan seperti itu.”Maka Malik bin Yukhomir berkata, “Saya mendengar Mu’adz berkata: “Dan mereka ini di Syam”. Maka Mu’awiyah berkata, “Malik ini mengaku bahwa ia telah mendengar Mu’adz berkata ‘Dan mereka ini di Syam’.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Awanah, Ahmad, AI-Lalikai, dan Abu Nu’aim).
- Dari Tsaubah ra., bahwasanya Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda “Senantiasa terdapat kelompok dari umatku yang menang karena di atas kebenaran, tidak merugikan mereka orang-orang yang menghinanya sampai datang keputusan Allah, sedangkanmereka dalam keadaan demikian.” (HR. Muslim, Abu Dawud, At-Turmudzi, dan Ibnu Majah).
- Dari Jabir bin Samuroh ra., bahwasanya Nabi Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:“Agama ini senantiasa berdiri. Sekumpulan dari kaum muslimin akan berperang mempertahankannya sampai datang hari kiamat.” (HR. Muslim, Abu Awanah, Ahmad, At-Thabrani, AI-Hakim, dan Imam Bukhari)
- Dari Jabir bin Abdillah ra. ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi waSallam bersabda: ‘Senantiasa ada dari sekelompok umatku berperang di atas kebenaran, mereka menang sampai hari kiamat.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Uwanah, Ahmad, dan AbuYa’la).
- Dari Sa’id bin Abi Waqash ra., bahwasanya Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallambersabda: “Senantiasa ahlul ghorbi muncul di atas kebenaran, sampai datangnya hari kiamat.”(HR.-Muslim, Abu Uwanah, AI-Lalikai, Abu Nu’aim dan Abu Amr Ad-Dani).
- Dari Abdur Rahman bin Syamasah Al-Mahri, berkata “Saya berada di samping Maslamah bin Mukhollad dan di sampingnya terdapat Abdullah bin Amr, maka berkata Abdullah: “Tidak terjadi hari kiamat kecuali atas seburuk-buruk makhluk, mereka lebih buruk dari orang jahiliyah, tidak berdo’a kepada Allah dengan sesuatu kecuali ditolak atas mereka.” Ketika itu datanglah Uqbah bin Amir, maka berkatalah Maslamah kepadanya: “Ya Uqbah, dengarlah apa yang dikatakan oleh Abdullah!”. Maka Uqbah menjawab, Dia lebih tahu, adapun aku telah mendengar Rasulullah bersabda: “Akan selalu ada satu kumpulan dari umatku berperang di atas perintah Allah, yang mengalahkan musuh-musuhnya. Tidak merugikan mereka orang-orang yang menyalahi, sampai datang pada mereka hari kiamat dan mereka tetap seperti itu “Maka Abdullah berkata, “Benar berita itu dan kemudian Allah menggiring angin yang (wanginya) seperti bau misik, sentuhannya seperti sutera. Maka tidak membiarkan satu jiwa yang dihatinya terdapat satu butir iman kecuali dicabut (ruhnya) kemudian tinggallah manusia yang paling buruk dan atas mereka akan terjadi hari kiamat.” (HR. Muslim, Abu Uwanah, At-Thabrani dan Hakim).
- Dari Abu Abdillah Asy-Syami berkata, “Saya mendengar Mu’awiyah berkhutbah dan berkata ‘Wahai penduduk Syam!. Saya diberitahu oleh seorang Anshar, ia berkata Syu’bah – maksudnya Zaid bin Arqom — berkata: “Sesungguhnya Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: Akan selalu ada sekelompok dari umatku berada di atas kebenaran dan mereka akan menang, sesungguhnya aku menginginkan agar kamu termasuk kelompok itu wahai ahli Syam!” (HR. Ahmad, Abu Uwanah, At-Thabrani dan Hakim).
- Dari Imran bin Hushein ra., bahwasanya Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Senantiasa ada sekelompok dari umatku berperang di atas kebenaran mengalahkan orang-orang yang memusuhinya, sampai orang terakhir dari mereka memerangi Dajjal” (HR. Abu Dawud, Ahmad, dan AI-Lalikai).
- Dari Qurroh bin lyas AI-Muzani ra. ia berkata, bahwasanya Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Jika penduduk Syam sudah rusak maka tidak ada lagi kebaikan dalam diri kalian, senantiasa ada sekelompok dari umatku yang mendapat pertolongan — kemenangan — tidak merugikan mereka orang yang menghinanya sampai terjadi kiamat.”(HR At-Turmudzi., Ibnu Majah, Ahmad, dan Ibnu Hibban).
- Dari Abu Hurairah ra., bahwasanya Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Akan selalu ada yang berpegang atas perkara ini (yakni agama ini) satu kumpulan yang berada di atas kebenaran, tidak merugikan mereka orang-orang yang menyalahi sampai datang pada mereka keputusan Allah, sedangkan mereka tetap seperti itu.” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, AI-Lalikai, hadits hasan).
- Dari Salamah bin Nufail AI-Kindi ra., la berkata, “Saya duduk di dekat Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam tiba-tiba berkata seseorang: ‘Ya Rasulullah! Orang-orang telah meremehkan kuda dan meletakkan senjata, dan mereka berkata: Tidak ada lagi jihad!. Perang telah usai. Maka Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam menghadapkan wajahnya kepada mereka dan berkata: “Mereka dusta!. Sekarang dan sekarang tiba saatnya perang, dan akan selalu ada dari umatku suatu kelompok yang berperang membela kebenaran, Allah Subhanahu wa Ta’ala mencenderungkan bagi mereka hatinya banyak kaum, dan memberi rizki dari mereka sampai datang kiamat sampai datang janji Allah, dan kuda diikat kebaikan pada ubun-ubunnya sampai hari kiamat, dan Dia memberi wahyu padaku bahwa nyawaku dicabut tidak lama lagi. Kalian mengikuti aku dalam bentuk jama’ah-jama’ah yang berpecah-belah, sebagian kalian memukul — dengan pedang — leher sebagian yang lain, dan markasnya tempat orang mu’min di Syam.” (HR. An-Nasal, Ahmad, Bukhari, Ibnu Manduh dan At-Thabrari).
- Dari An-Nawas bin Sam’an ra., la berkata, “Dibuka atas Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam satu kemenangan, maka aku mendatanginya “Dan aku berkata: ‘Ya Rasulullah! Telah meletakkan beban-bebannya (yakni perang telah usai), dan mereka berkata: Tidak ada perang lagi!” Maka Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Sekarang telah datang peperangan. Allah Azza wa Jalla senantiasa mencenderungkan hatinya kaum-kaum yang memeranginya. Allah memberi rizki dari mereka sampai datang putusan Allah atas yang demikian, dan pusat rumahnya (bentengnya) orang mu’min di Syam.” (HR Abu (HR Abu Ya’la dan Ibnu Hibban).
- Dari Umamah ra. bahwasanya Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:“Selalau ada sekelompok dari umatku yang berada di atas agama ini, mereka menang dan mengalahkan musuhnya, tidak merugikan mereka orang yang menyalahi mereka kecuali rasa sakit sampai datang pada mereka putusan Allah dan mereka tetap begitu (yakni tetap di atas kebenaran).” Mereka bertanya: “Ya Rasulullah, dimana mereka?. “Beliau menjawab: “Di Baitul Maqdis dan di segala penjuru Baitul Maqdis”. (HR. Abdullah bin Ahmad Wijadah, At-Thabrani dan Ahamad).
- Dari Murroh bin Ka’ab AI-Bahzi ra., dia mendengar Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: „“Senantiasa ada sekelompok dari umatku berada di atas kebenaran,mengalahkan orang-orang yang menentangnya, mereka bagai bejana (hidangan) di antara para pemakan, sampai datang Allah Azza wa Jalla dan mereka tetap begitu.” Kami bertanya: “Ya Rasulullah, siapa mereka dan di mana?” Beliau menjawab: “Disegala penjuru Baitul Maqdis.”(HR. Bukhari, At-Thabrani dan Al-Fasawi).
- Dari Umair bin Al-Aswad dan Katsir bin Murroh Al-Hadromi, mereka berkata:“Sesungguhnya Abu Hurairah dan Ibnus Samthi berkata: ”Selalu ada muslimin di bumi ini sampai datang kiamat, hal itu karena Nabi Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Selalu ada sekelompok yang tegar berdiri di atas kebenaran”, dan Nabi bersabda: “Mereka ahli Syam”.(HR. Bukhari dan Ibnu Majah).
- Dari Muhammad bin Kaab AI-Kurodi, Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Senantiasa ada sekelompok dari umatku yang memenangkan kebenaran, tidak peduli terhadap orang-orang yang menyalahi mereka, sampai keluar Dajjal, maka mereka memeranginya.” (HR Said bin Manshur, hadits mursal hasan).
Dengan memaparkan kumpulan hadists-hadits Thaifah Manshuroh ini, jelaslah kebenaran pendapai bahwa hadits-hadits tersebut mutawatir, karena diriwayatkan oleh sembilan belas sahabat dan sebahagian riwayatnya bersumber dari jalan yang berbeda-beda, yang dikeluarkan oleh imam-imam hadits dalam kitab-kitab mereka seperti: Shahih Bukhari-
Muslim, Sunan, Masanis, Ma’ajim, kitab-kitab Tarikh, kitab-kitab Aqoid, dan kitab-kitab tokoh perawi hadits.
Dari hadits-hadits tersebut menjadikan seorang muslim tentram, istiqomah dalam keimanan, dan optimis dengan kemenangan atas agama ini. Sebagaimana yang telah Allah Subhanahu wa Ta’ala janjikan dalam Al-Qur’an. Allah Subhanahuu wa Ta’ala berfirman : “Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita AI-Qur’an setelah beberapa waktu
lagi.” (Shaad: 88 ).
Selanjutnya penulis akan mengemukakan ciri-ciri khusus Thaifah Manshuroh dan batasan siapakah mereka sesungguhnya. Yang batasan itu sendiri didasarkan pada ciri-ciri khusus yang mereka miliki.
Post a Comment